Tips-Desain-Cetak-Anti-Gagal-Kenapa-Warna-di-Layar-Beda-dengan-Hasil-Cetak-RGB-vs-CMYK

Tips Desain Cetak Anti Gagal: Kenapa Warna di Layar Beda dengan Hasil Cetak? (RGB vs CMYK)

Pernahkah Anda mendesain logo berwarna biru cerah menyala di laptop, tapi begitu dicetak di stiker atau buku, warnanya berubah menjadi biru dongker yang kusam? Jangan buru-buru memarahi percetakan. Kemungkinan besar, masalahnya ada pada format warna file Anda: RGB vs CMYK.

Sebagai vendor souvenir berpengalaman, Pinex Souvenir ingin membagikan tips teknis agar hasil pesanan Anda selalu sempurna.

Memahami Fisika Warna

  1. RGB (Red, Green, Blue) = Cahaya Ini adalah mode warna layar (HP, Monitor, TV). Warna dihasilkan dari cahaya. RGB bisa menampilkan warna neon yang sangat terang.
  2. CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Black) = Tinta Ini adalah mode warna mesin cetak. Warna dihasilkan dari pantulan tinta di kertas. Tinta tidak bisa memancarkan cahaya, jadi mustahil mencetak warna neon seterang layar HP.   

Kesalahan Umum: Mengirim file RGB ke percetakan. Mesin akan memaksa konversi ke CMYK, dan di situlah warna “turun” atau berubah drastis. Solusi: Selalu atur mode warna kanvas desain Anda (di Canva/Photoshop/Corel) ke CMYK sejak awal. Apa yang Anda lihat di layar mode CMYK adalah simulasi hasil cetak yang akurat.   

Jangan Lupa “Bleed” (Lebihan)

Selain warna, perhatikan area potong. Mesin potong kertas punya toleransi geser 1-2 mm. Jika desain Anda mepet pinggir tanpa lebihan (bleed), bisa jadi ada garis putih sisa kertas di pinggir stiker atau kartu nama Anda.

  • Tips: Lebihkan background desain Anda sekitar 2-3 mm keluar dari garis ukuran asli.   

Checklist Sebelum Kirim File ke Pinex:

  1. Mode warna sudah CMYK.
  2. Resolusi minimal 300 DPI (agar tidak pecah/buram).
  3. Sudah ada Bleed (untuk produk potong seperti kartu nama/stiker).
  4. Font sudah di-convert to curves/outline (agar huruf tidak berubah jenis).

Dengan file yang sehat, kami menjamin hasil cetak souvenir Anda akan tajam, akurat, dan memukau.